Duka itu kini kian sering mengunjungi hati
Gerbang hati yang dulu kokoh kini runtuh oleh nyanyian duka
Akankah duka ini terus menyayat hati
Hingga hati tak kuasa lagi tuk meratap

Wahai gulita……..
Mengapa kau datang dan tebarkan luka
Mengapa hati ini yang kau jadikan tempat tuk bersinggah
Tiadakah kau iba melihat ratapannya
Hingga kapan kau kan menyiksa ia

Wahai duka yang terus menghantui jiwa
Hentikan tebaran panahmu yang kan menghancurkan ia
Jiwa ini kini kian lemah
Hingga tak kuasa ia tuk menopang langkahnya

Wahai jiwa yang tengah berduka
Jangan kalah oleh hantaman duka
Dimana sinaran yang dulu kerap menerangi jiwa
Jangan padamkan ia
Kembalikan sinaran cerahnya
Agar hati ini dapat kembali menatap indahnya dunia